Guru
Tentang Kurikulum Merdeka (Kurikulum Sekolah Penggerak)
Kurikulum Merdeka (Kurikulum Sekolah Penggerak) adalah model
kurikulum yang dilaksanakan pada Program Sekolah Penggerak mengacu kepada
profil pelajar Pancasila dalam rangka penguatan kompetensi dan karakter peserta
didik sebagai salah satu komponen penting dalam pelaksanaan pembelajaran.
Profil pelajar Pancasila merupakan perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar
sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai
Pancasila, dengan enam ciri utama, yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri,
bernalar kritis, dan kreatif.
Prinsip dan Prosedur Penyusunan ATP dalam Kurikulum Merdeka
Prinsip
dan Prosedur Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Pada Kurikulum Merdeka. Perumusan dan penyusunan Alur dan Tujuan Pembelajaran berfungsi
mengarahkan guru dalam merencanakan, mengimplementasi dan mengevaluasi pembelajaran
secara keseluruhan sehingga capaian pembelajaran diperoleh secara sistematis, konsisten,
terarah dan terukur.
Pendekatan Tes Bahasa, Khususnya Tes Bahasa Indonesia
pemikiran ilmu bahasa pada pengukuran tingkat penguasaan kemampuan berbahasa.
Dalam kajian dikenal adanya beberapa cara pandang dan unsur yang dianggap
penting sesuai dengan perkembangan ilmu. Tes bahasa mengenal 6 bentuk
pendekatan: 1) pendekatan tradisional; 2) pendekatan diskret; 3) pendekatan
integratif; 4) pendekatan pragmatik; 5)
pendekatan komunikatif, dan 6) pendekatan otentik.
Capaian Pembelajaran Jenjang PAUD Kurikulum Merdeka dan Program Sekolah Penggerak
Apa dan bagaimana Capaian Pembelajaran Jenjang PAUD Kurikulum Merdeka dan Program Sekolah Penggerak.
A. Rasional Capaian
Pembelajaran
Penyusunan Capaian Pembelajaran
di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dapat dimaknai sebagai sebuah tanggapan terhadap
adanya kebutuhan untuk menguatkan peran PAUD sebagai fondasi jenjang pendidikan
dasar. Di samping itu, capaian pembelajaran memberikan kerangka pembelajaran yang
memandu pendidik di satuan PAUD dalam memberikan stimulasi yang dibutuhkan oleh
anak usia dini.
Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran PAI BP SD SMP SMA SMK
Capaian
Pembelajaran Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti (PAI BP) SD
SMP SMA Kurikulum Merdeka – Kurikulum Sekolah Penggerak berdasarkan Keputusan
Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Dan Perbukuan Kemendikbud Ristek Nomor
028/H/KU/2021 Tentang Capaian Pembelajaran Paud, SD, SMP, SMA, SDLB, SMPLB, dan
SMALB Pada Program Sekolah Penggerak.
Pengertian Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Cara Menyusunnya
![]() |
Pengertian
|
Konsep atau Pengertian Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
dan Bagaimana menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) serta Contoh Alur Tujuan
Pembelajaran (ATP) pada Kurikulum Merdeka. Sebagaimana diketahui
dalam Kurikulum Sekolah Penggerak, CapaianPembelajaran ditetapkan oleh
Pemerintah dan disusun dalam fase-fase. Secara umum, ada 2 langkah besar dalam
mengembangkan Capaian Pembelajaran atau penyusunan perangkat ajar untuk suatu
mata pelajaran, yakni Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran dan Pengembangan Modul
Ajar.
Model Pembelajaran Kooperatif
teori konstruktivisme. Teori ini di
gagas oleh Piaget dan Vygostky. Konstruktivisme adalah salah satu aliran
filsafat pengetahuan yang menekankan
bahwa pengetahuan kita merupakan
hasil konstruksi (bentukan) kita sendiri. Menurut teori konstruktivsme,
pengetahuan adalah ciptaan manusia yang dikonstruksikan dari pengalaman atau
dunia sejauh dialaminya. Proses pembentukan ini berjalan berjalan terus menerus dan setiap kali terjadi rekonstruksi atau reorganisasi,
itu karena adanya suatu pemahaman yang baru.
Linieritas Kualifikasi S1 (Sarjana) dengan Bidang Studi PPG
![]() |
| Linieritas Kualifikasi S1 (Sarjana) dengan Bidang Studi PPG |


.jpg)
















